teknik bernafas saat berlari

Friday, July 28th, 2017 - kesehatan

Olahraga lari memang melatih kekuatan kaki, tetapi berlari bukan hanya mengandalkan kekuatan kaki. Salah satu faktor yang membantu kita agar bisa berlari jauh, dan tidak mudah letih adalah teknik bernafas yang benar. Kebanyakan orang saat berlari akan mengeluhkan soal nafasnya yang terengah-engah, bukan mengeluhkan otot kakinya yang bermasalah. Oleh sebab itu, ingat, bahwa untuk mampu berlari dengan jarak yang jauh, bukan mengandalkan kekuatan kaki, tetapi teknik bernafas yang benar, akan membantu kita berlari menempuh jarak yang lebih jauh.

Saat kita berlari, kita membutuhkan lebih banyak oksigen, karena saat kita berlari, otot kita juga menyerap oksigen lebih banyak dibandingkan latihan beban maupun aktivitas fisik umumnya. Sehingga paru-paru akan membutuhkan lebih banyak oksigen, agar kita tidak mudah letih saat berlari.

Berikut teknik bernafas yang benar untuk meningkatkan kualitas lari dan meningkatkan stamina agar mendapatkan hasil yang memuaskanĀ  :

Bernafas dari mulut
Saat berlari, bernafaslah dari mulut, hal ini membantu untuk menyerap lebih banyak oksigen ke paru-paru, dibandingkan bernafas dari hidung. Bernafas dari mulut akan membuat otot wajah lebih rileks, jika bernafas dari hidung, otot wajah dan rahang menjadi keras.

Gunakan pernapasan perut
Teknik bernafas dari perut, Tarik nafas, sambil memegang bagian perut, rasakan gerakan perut, bukan bagian dada yang naik turun. Seringlah berlatih agar terbiasa dengan pernapasan perut, sehingga lebih mudah dipraktekkan saat berlari.

Bernafas yang pendek dan rileks
Bernafas dengan tempo yang pendek, agar mudah mengatur irama nafas, bukan menarik nafas yang dalam, hal ini bisa membuat kita lebih cepat kelelahan.

Nafas dengan berirama
Praktekkan dulu saat pemanasan sambil berjalan, kamu bisa mengambil nafas setiap 2 langkah atau 3 langkah, lakukan secara konsisten dan berirama. Regangkan bahu agar menjadi rileks. Contoh, jika kamu mengambil nafas setiap 2 langkah, buang nafas pada langkah ke 4, untuk mengambil nafas di 2 langkah berikutnya, lakukan secara terus menerus dan tidak berubah.

Rasakan nafas
Pada saat berlari, cobalah rasakan nafas kamu, jika nafas mulai terengah-engah, kurangilah kecepatan lari kamu, jika nafas sudah mulai stabil, kamu bisa menaikkan kecepatan lari kamu lagi.

Keuntungan teknik bernafas yang benar, akan meningkatkan stamina dan kekebalan tubuh kita, selain itu tingkat stress secara otomatis akan menurun dengan sendirinya, karena pada saat kita berlari, tubuh akan memproduksi hormon yang membuat kita menjadi bahagia.

Berolahragalah secara rutin agar tubuh semakin kuat dan bersemangat sepanjang hari

Terima kasih, dan semoga bermanfaat.